Senin, 21 Oktober 2013

Silaturahmi

Banyak orang yang habis waktunya dengan bekerja. Mengabdikan hampir seluruh waktunya untuk perusahaan. Silahkan. Tidak ada yang menyalahkan. Tetapi ingatlah bahwa setiap bagian dalam tubuh kita memiliki hak yang harus kita penuhi.
Mata kita, janganlah habis memandangi komputer dan berkutat dengan hitung hitungan.
Hidung kita, jangan lah habis menghirup udara AC, lalu flu.
Mulut kita jangan hanya membicarakan pekerjaan, karyawan lain, menjadi ghibah dan dzalim.
Naudzubillah...
Bagaimana dengan waktu yang berkualitas. Ia tidak banyak dan lama tapi memiliki makna.
Lagi lagi makna.
Benar. Setiap perkataan dan perbuatan pastilah memiliki makna.
Jika kita menyadarinya.
Hari ini tanggal 20 Oktober 2013.
Seharusnya saya menghadiri pernikahan teman kuliah saya di Polban. Pernikahannya di Garut.
Tetapi di waktu yang sama, ibu saya datang ke rumah kakak di Cibitung. Jadi kita berkumpul sekeluarga di rumah kakak.
Saya dan suami tiba di rumah kakak jam 9.30. Kami bersalaman dan berpelukan,mengungkapkan rasa rindu dengan bahasa tubuh.
Tak lama kemudian kami semua berangkat ke Blu Plaza Bekasi Timur untuk berjalan jalan dan membelikan laptop mainan untuk Calista (anak kakak). Sepulang dari situ, kami semua menuju Pizza Hut GrandWisata. Menikmati makanan yang super lezat. Alhamdulillah. Sampai kekenyangan semua. Kami bersendagurau, bercanda dan berkomunikasi. Tak lupa sesi foto.
Selesai perjalanan kami, lalu pulang ke rumah kakak. Shalat dzuhur. Dan tanpa dikomando, semuanya berbaring di lantai, melepas lelah.
Waktu bersama ibu yang tidak banyak membuat saya terbangun dan berpindah tidur di sebelah ibu. Bergenggaman tangan. Tak saling bicara. Untaian doa mengalir dalam hati.
Waktu sudah sore,kami harus pulang. Karena nanti malam ada pengajian rutin di rumah mamah.
Saya berpamitan dan berpelukan. Melihat mata ibu membuat hati ini sedih dan tak mau beranjak.
Ya Allah waktu ku tak banyak bersama nya. Ketika waktu kebersamaan itu tiba, berikan kesan dan perasaan yang bahagia untuk ibuku agar menemani hari harinya dengan memori kebersamaan yang indah ini.
Perjalanan kami belum selesai.
Di tengah perjalanan kami bertemu teman kuliah suami yang ternyata rumahnya tak jauh dari rumah kakak. Dan mendapat makanan dalam rangka syukuran anaknya berusia 1 tahun. Alhamdulillah.
Bergegas menuju SMK1 untuk urusan pekerjaan suami.
Sedikit kemacetan menjadi penghambat perjalanan kami menuju rumah rekan kuliahnya suami. Tiba di rumahnya kami ikut solat. Lalu istri berbicara dengan istri. Suami dengan suami. Membicarakan syukur nikmat dan kesabaran.
Begitulah kegiatan satu hari saya bersama suami. Dalam 1 hari alhamdulillah bisa bersilaturahmi dengan banyak orang. Semoga kelak kakak akan menjadi manusia yang senang bersilaturahmi dan bermanfaat bagi sekitarnya.
"Silaturahmi tidak perlu selalu mewah dan membawa sesuatu. Cukup niat ikhlas karena Allah. Karena silaturahmi menambah keberkahan".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar