Sabtu, 19 Oktober 2013

Introduction

Tak kenal maka tak sayang.
Pepatah yang sering diucapkan orang-orang ketika hendak berkenalan.

Tapi kalau dipikir, pepatah itu ada benarnya. 
Maksudnya tak sayang disini, adalah :
     Kalau tak kenal maka jadi tidak saling menyapa kalau bertemu. Jadi saling tidak mempedulikan satu sama lain. Padahal pada prinsipnya, kita sebagai manusia harus bermanfaat bagi orang di sekitar kita dan orang-orang dinanapun berada. Bayangkan kalau kita kenal banyak orang, kemudian kita bisa bermanfaat bagi semua orang, berapa pahala dan amalan yang kita dapatkan sebagai tabungan di akhirat kelak?
Subhanallah...

Berawal dari seorang ibu yang sedang menonton film abad abad Romawi, di dalam film itu ada seorang putri bernama Thalita. Sehingga terinspirasi-lah ia memberikan nama pada anak perempuan terakhirnya : Thalita Putri Almanar. Almanar adalah nama belakang sang Bapak.

Jika ditelaah arti nama tersebut adalah :
     Thalita     : Seorang Putri
     Putri        : Anak perempuan
     Almanar  : Mercusuar
Dapat disimpulkan bahwa Thalita Putri Almanar adalah seorang anak perempuan yang dapat menerangi sekitarnya dengan cahaya kebaikan. Insyaallah.

Nama nya memang kebarat-baratan dan kurang terkesan Islami. Tapi insyaallah dengan makna namanya bisa benar-benar bermanfaat bagi sekitar. Aamiin.

Lahir di Bandung pada tahun 1989 hari Rabu tanggal 2 Agustus.  Lahir di bidan, secara normal.
Waktu sang ibu mengandung, ia sulit keluar rumah dan pusing jika terkena sinar matahari.
Efeknya bagi sang anak ? Anaknya berkulit putih. 
(Tidak bisa dijelaskan secara medis, mungkin faktor keberuntungan).

Kakak laki-lakinya bernama Kemal, lahir 5 tahun lebih awal. Kakak yang jahil waktu kecil, beranjak pendiam setelah dewasa. 

Tempat tinggal dari lahir sampai 2001 di Ciateul Kebon Kalapa Bandung.
Pindah kontrakan sampai 2004 di Sukaati Soekarno Hatta, Bandung.
Pindah rumah sampai 2010 di Margacinta Ciwastra, Bandung.
Tahun 2010 sudah ngekost di Jakarta. 
Sedangkan rumah di Bandung pindah ke Buana Cigi Regency sampai saat ini.

Tumbuh bersama keluarga yang selalu terlihat baik-baik saja, perlahan diterpa angin hingga akhirnya bercerai. Tepat ketika Thalita ujian akhir SMA. 
Berat untuk dijalani, tetapi harus dijalani. 
Bersama keluarga, teman dan orang-orang terdekatnya, ia bangkit. 

Keikhlasan hati dan sikap yang bertawakal dalam menghadapinya. 
Kini sang Bapak memiliki kehidupan baru bersama tante. Dan mereka tinggal di Bandung.
Sang ibu sudah menikah selama satu tahun bersama om, kini om sudah meninggal karena penyakit meningitis. Ibu tinggal di Bandung bersama Bibi.
Aa Kemal menikah dengan Teh Fitri, dan telah dikaruniai sepasang anak : Calista dan Zulkifli. 
Mereka tinggal di Cibitung.
Thalita???

Telah menikah pada tanggal 27 Januari 2013. Bersama Zakky Hidayat di Jakarta.
Dan kini tinggal bersama keluarga Zakky di Bekasi. 
Bekerja di Jakarta. 
Sedang menyelesaikan kuliah di Binus. 
Sudah 5 bulan membawa bayi di dalam perutnya. 

Terlalu cepat? Terlalu singkat?
Yap...
Bagaimana kita memaknai hidup, jika ceritanya terlalu singkat.
Makna kehidupan setiap orang akan berbeda-beda. 
Tidak apa-apa.
Yang terpenting, hidup itu harus dijalani dengan penuh makna dan manfaat.

Don't just flow your life ! But Lets God flow your life with your effort and pray !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar